Ijazah hanya sebuah formalitas.
di dalamnya pun belum sempurna dari buah pikiran bertarung melawan
samurai pendidikan. Tenaga,pikiran,dan uang menjadi abu dalam ceritanya.
Foto
yang begitu GAGAH terpampang, dengan dasi yang menjuntai tegas seorang TERDIDIK.
Namun apalah, arti sekolah,itu tanpa kerja nantinya.
Inipun masih diriku. Belum
kuhitung jutaan pelajar yg berstempel sarjana muda. Terjajah di negeri sendiri.
pikirku. Bertameng semangat demi sekoin receh dan senyuman IBU.
AKU UJUNG TOMBAK. tapi, TUMPUL.
AKU UJUNG TOMBAK. tapi, TUMPUL.
Bertahun menganggur.
Diriku bak kertas yang
terbakar masa.
Cita-citaku tak begitu tinggi.
Cukup dengan menyekolahkan sebelas
sorot mata yang dengan riang memanggilku KAKAK.
Belaian senyuman mereka.
Mereka
berhak atas kehidupan juga.
Dan aku.
Baru memulainya.
Bismillah...








0 komentar:
Posting Komentar