Awan
merah masih mencumbuku dengan lembutnya.
Menarikan
makna pada merah senjanya.
Rumpun
merah ungu yang seakan malu-malu.
Menyapa
rupa pada dawai satu-satu.
Do…re…mi…untaian
nada menepi
Do…re…mi…sapaan
hangat di pipi
Do…re…mi…kian
panas bagai api
Do…re…mi…sepi
sepi sepi sepi sepi
Masihkah
ada awan kini?
Masihkah
senja memerah di sini?
Ataukah
ada kamu?
Dalam
nada pada dawai semu?








0 komentar:
Posting Komentar